Selasa, 10 Mei 2016

Kutunggu kau di palaminan nanti 9

Sorry.. kalau jelek... 😂😂😂😂
lanjut lagi ya...

****************************************
@mita prov**

Mungkin karena dia sudah kelas tiga kali ya, makanya dia lebih serius ngadapin ujian kali ini. Apalagi dia kan pintar, cuman malas aja belajar, dan lebih memilih ikut teman2 berandalan (satu gengnya) itu keluyuran gak jelas.

***

Sebelumnya, gua juga udah pernah dengar soal kak Rama yg pernah menghebohkan berita di kalangan anak remaja.

Flasback On..

Dua tahun lalu. Pemenang OSN fisika+matematika, yang tidak lain anak pejabat tinggi TNI, telah terjerat kasus hukum karena tertangkap sedang berpesta minuman keras dan mengkonsumsi obat2 tan terlarang di sebuah kost-kosan di jakarta.

Dengar2, jika bukan karena dia pernah banggain nama sekolah di tingkat nasional, sejak berita yang menimpanya itu, kak Rama pasti sudah dikeluarin pihak sekolah.

Tapi, nasib baik masih menolongnya, setelah kepsek bersedia membantu dia, walaupun dengan konsikuensi, dia gak boleh berada di kelas unggulan yang notabennya siswa berkebribadian baik, dan contoh teladan sekolah.

Dan yang lebih parahnya lagi, kata orang-orang, kak Rama berubah liar sampe terjerat hukum seperti itu karena cinta pertamanya bernama Laura, yang saat ini pemegang gelar juara umum diangkatannya itu telah memainkan perasannya.

Flasbak off..

***

"Laura?" Batinku

Dia wanita tercantik di kelas tiga, dan juga baik. tapi kenapa kak Laura berani ngecewain kak Rama?

"Woii.. ngelamun aja, kerjain tuh soal lu, bentar lagi waktu ujian mau habis lho?" Kata kak rama mengagetkanku.
"Udah selesai kali kak" jawabku santai.
"Nyeeet.. cepat amat lu kelarnya?" Kata kak rama terheran2. Gua hanya nyengir sambil nunjukkin wajah lugu gua.

Entah ada yang salah sama tingkah gua atau inggak, yang jelas kak Rama yang tadinya ikut senyum berubah murung dan diam.

"Lu kenapa kak??" Kataku mencoba bertanya sama kak Rama.
"Inggak kenapa-napa kok, cuman agak pusing aja ngerjain soal ini." Jawab kak Rama.

Gua yakin kalau kak rama saat ini sedang berbohong. soalnya dari tadi, dia terlihat sangat lancar tanpa hambatan sedikit pun waktu menjawab soal ujiannya.

"Mitha, Rama, kalau kalian sudah selesai kalian boleh keluar sekarang" tiba2 guru pengawas bernama bu yanti menegor gua sama kak Rama.

***

Tak terasa ujian pun sudah selesai. Gua yang keluar duluan setelah di usir bu Yanti, (sebenarnya sih kak Rama juga.) sedang duduk dikursi taman sekolah seorang diri.

"Mit, aku mau ngomong sama kamu" kata Pahmi yang tengah berdiri di sampingku.
"Sebenarnya lu mau bicara apa sih, sampai gak sabaran seperti ini" ucapku heran.

Namun Pahmi gak menjawab pertanyaan gua sama sekali, dia hanya diam.

"tuh kan, orang gua nanya tapi lu malah diam. Kalau gitu gua gak mau ah. Apalagi kalau urusannya gak penting." Setelah itu, gua pun pergi ninggalin pahmi namun...

"Ini masalah yang di mading, dan buat aku itu masalah penting" kata Pahmi dengan wajah serius.

Mendengar itu, gua pun langsung menghentikan langkahku.

"Yaudah, kalau gitu gua mau deh ngomong sama lu."

***

Saat ini pahmi mengajak gua ke sebuah taman di belakang gedung sekolah yang terlihat sepi. Alasannya biar gak ada orang lain yang dengar soal yang di bicarakan Pahmi terhadapku.

Gua dan pahmi pun sedang duduk disebuah kursi di bawah pohon pelindung yang cukup rindang.

"Lu sebenarnya mau ngomong apa sih?" ulangku yang penasaran apa maksudnya sampai mengajak gua bicara berdua seperti ini.
"Sebelumnya aku mau minta maaf kalau usah buat kamu sakit hati. awalnya memang aku cuman diajak taruhan sama kak Rama, kakak kandungku sendiri."

Kata pahmi panjang lebar berusaha menjelaskan semua kejadian hari ini ke gua, yang sebenarnya gua gak tau apa2 pun jadi bingung.

"Maksud lu apa sih? Terus taruhan yang lu maksud itu apa?"
"Jadi kamu belum tau soal masalah di mading Itu?" Kata Pahmi merasa legah.
Yang gua jawab cuman gelengan kepala.

"Syukurlah kalau gitu" gumam Pahmi.
"Maksud lu?"
" gak kenapa2 kok, hehahaa.." jawab pahmi nyengir.

Gua pun diam memperhatikan tingkah aneh Pahmi.

"Tapi lu benaran kakak adek sama kak Rama?" Tanya gua kemudian.
"Iya, tapi gua mohon kamu jangan kasih tau siapa2 ya. Karena cuman kamu yang tau ini soal ini.

Bersambung....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar